Macam-Macam Tarian Daerah Yang Wajib Kamu Tahu!

14:00:12, 17 September 2021 by Administrator

Macam-Macam Tarian Daerah Yang Wajib Kamu Tahu - Indonesia memiliki beragam tradisi dan budaya yang diwariskan secara turun temurun. Bahkan, setiap daerah di Indonesia memiliki ciri budaya yang berbeda-beda, salah satunya adalah pada kesenian tari.

Tarian tradisional di Indonesia biasanya diiringi dengan alunan musik tradisional. Tarian-tarian yang ada memiliki latar belakang yang berbeda-beda, sesuai dengan kondisi alam, sosial dan budaya tempat tarian itu berkembang.

Dibawah ini adalah beberapa macam tarian daerah yang harus kamu tahu.

1. Saman Berasal dari Aceh

Macam-macam tarian daerah dan asalnya yang pertama adalah tarian Samaan dari Aceh. Tidak hanya populer di dalam negeri, tari saman juga dikenal di mancanegara. Tidak jarang, tarian yang biasanya dilakukan orang banyak penari sekaligus ini dipertunjukkan dalam event kebudayaan di luar negeri.

Bahkan UNESCO, organisasi kelimuan, pendidikan dan kebudayaan yang bernaung di bawah PBB, memasukkan tari saman dalam daftar warisan budaya yang memerlukan perlindungan mendesak dari Badan PBB Urusan Pendidikan, Sains dan Kebudayaan. Gerakan tari saman cukup sulit dilakukan karena membutuhkan kecepatan, akurasi dan kekompakan. Untuk bisa menarikannya, suatu kelompok penari saman bisa berlatih selama berminggu-minggu bahkan berbulan bulan.

2. Tor Tor Berasal dari Tapanuli Utara

Macam-macam tarian daerah dan asalnya yang kedua adalah tarian tor tor dari Tapanuli Utara. Tarian ini biasanya ditarikan oleh orang Batak dalam berbagai ritual penting seperti pesta pernikahan, pesta kematian, syukuran panen hingga upacara penyembuhan orang sakit.

Saat menari tor-tor, orang Batak biasanya diiringi permainan alat musik mangondangi yang terdiri dari 9 buah gondang (gendang batak), terompet khas Batak dan suling. Gerakan tari tor tor tidak rumit dan relatif lebih mudah dipelajari karena gerakannya monoton. Di era sekarang, penari tor tor biasanya memasukkan unsur-unsur tambahan dalam koreografi-nya.

3. Tari Piring Berasal dari Minangkabau

Macam-macam tarian daerah dan asalnya yang ketiga adalah tari piring yang berasal dari Minangkabau. Tari piring merupakan simbolisasi dari pemberian persembahan kepada sang pencipta atas keberhasilan panen. Namun, di masa sekarang tari piring sudah dipertunjukkan secara bebas dalam berbagai perayaan.

Tari piring biasanya ditampilkan oleh 3 hingga 5 penari yang memegang dua hingga tiga piring dalam tangannya dan gelang lonceng kecil yang diikat pada kaki penari. Tarian luwes dan indah ini biasanya diiringi oleh alunan alat musik tradisional Minangkabau yakni bong dan saluang.

4. Turuk Langgai Berasal dari Mentawai

Macam-macam tarian daerah dan asalnya yang keempat adalah tarian turuk langgai yang berasal dari Mentawai. Nama tarian ini memang kurang terkenal dibandingkan nama tarian daerah lainnya. Namun, seiring semakin terkenalnya Kepulauan Mentawai sebagai salah satu surga wisata dan tujuan wisata air kelas internasional, tarian turuk langgai lambat laun mulai dikenal secara luas.

Turuk langgai merupakan tarian khas etnis Mentawai yang terinspirasi dari gerakan hewan seperti burung, ular, ayam hingga monyet. Turuk langgai biasanya ditampilkan dengan iringan alat musik tradisional Mentawai yakni gendang kajeuma dan uliat.

5. Tari Ronggeng Blantek (Betawi)

Macam-macam tarian daerah dan asalnya yang kelima adalah tari ronggeng blatek yang berasal dari Jakarta. Etnis Betawi juga memiliki beragam tarian daerah yang populer sejak zaman kolonial Belanda. Salah satu tarian daerah yang terkenal adalah ronggeng blantek.

Tarian yang memiliki tempo cepat dan gerakan enerjik ini awalnya ditampilkan sebagai pembuka teater rakyat Betawi, topeng blantek. Tarian yang ditarikan oleh penari perempuan ini biasanya dipertunjukkan dengan iringan alat musik populer Betawi seperti terompet, trombone, baritone, gendang, gong, simbal, dan tehyan.

6. Tari Cakalele Asalnya dari Maluku

Macam-macam tarian daerah dan asalnya yang keenam adalah tari cakalele. Tarian ini tak lain berasal dari budaya dari masyarakat di daerah Maluku yang merupakan tarian perang. Biasanya, tarian ini akan dipersembahkan oleh pria dan wanita secara bersamaan atau berpasangan.

Untuk musiknya, tarian cakalele diiringi oleh tifa yang merupakan sejenis drum, bia, dan suling. Kini, tarian cakalele tersebut biasa disajikan untuk menyambut tamu agung atau perayaan adat di waktu-waktu tertentu.

7. Tari Gantar Asalnya dari Kalimantan

Macam-macam tarian daerah dan asalnya yang ketujuh adalah tari gantar. Tarian ini merupakan tari khas yang berasal dari Suku Dayak, Kalimantan untuk menyambut tamu.

Dulu, tarian ini biasa dilakukan untuk memeriahkan suasana saat masa panen padi telah tiba. Maka dari itu, tarian ini menggunakan biji-bijian hingga bambu sebagai pendukungnya.

8. Tari Musryoh Asalnya dari Papua

Macam-macam tarian daerah dan asalnya yang kedelapan adalah tarian musyroh yang tak lain berasal dari tanah Papua. Dulu, tarian ini difungsikan saat dilakukan proses pengusiran arwah kerabat yang meninggal dunia secara tak wajar.

Tarian ini umumnya dilakukan oleh para pria penduduk setempat dengan irama musik yang terkesan gembira dan riang.

Kini tari musyoh banyak digunakan oleh masyarakat dalam menyambut tamu yang datang, gerakannya yang lincah menunjukkan kesan rasa gembira akan datangnya tamu.

9. Tari Barong Asalnya dari Batubulan, Bali

Macam-macam tarian daerah dan asalnya yang kesembilan adalah tari Barong. Tak hanya Tari Kecak, Pulau Bali juga punya jenis tarian lainnya yang nggak kalah menarik seperti Tari Barong. Tarian ini menggambarkan pertarungan antara kebajikan dan kebatilan.

Wujud kebajikan dilakonkan oleh Barong, yaitu penari dengan kostum binatang berkaki empat, sementara wujud kebatilan dimainkan oleh Rangda, yaitu sosok yang menyeramkan dengan dua taring runcing di mulutnya.

Pentas Tari Barong dapat kamu saksikan di wilayah Batubulan. Gianyar. Pertunjukan tarian Barong Bali biasanya akan dimulai pada pukul 09:30 pagi setiap harinya. Dengan biaya sekitar Rp 100.000 per orangnya.

10. Tari Ramayana Asalnya dari Yogyakarta

Macam-macam tarian daerah dan asalnya yang kesepuluh adalah Ramayana. Jika main ke Jogjakarta, nggak ada salahnya kamu mencoba menyaksikan Sendratari Ramayana. Sendratari Ramayana sendiri merupakan sebuah pertunjukan yang menggabungkan tari dan drama tanpa dialog, diangkat dari cerita Ramayana.

Spot paling epik untuk menikmati Sendratari Ramayana adalah Candi Prambanan. Di situ kamu bisa menyaksikan Sendratari Ramayana di ruang terbuka dengan latar belakang Candi Prambanan.

Jadwal Sendratari Ramayana biasanya akan di mulai pada bulan Mei hingga Oktober setiap tahunnya. Sementara untuk pentas di ruangan tertutup diadakan pada bulan Januari, Februari, Maret, April, November, dan Desember. Untuk biaya kamu perlu mengeluarkan kocek mulai Rp 125.000 hingga Rp 400.000.

 

Sumber : Google